Umpan Ikan Belanak

Umpan ikan belanak – Ikan belanak merupakan salah satu ikan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ikan dengan nama latin Moolgarda seheli ini memiliki ciri-ciri badan yang pipih, dengan diameter yang tidak terlalu panjang, dan bagian bibir atas lebih tebal dibandingkan bibir bawah.

Habitat ikan belanak ada di laut. Namun, belanak juga ditemukan pada sungai yang berdekatan dengan laut. Karena habitat belanak dapat ditemukan di berbagai tempat, tidak heran jika ikan ini banyak dicari.

Untuk menangkap ikan ini, Anda membutuhkan ikan umpan belanak. Umpan ini bermacam-macam, namun banyak umpan sederhana yang bisa Anda coba. Mau tau umpan apa saja untuk menangkap ikan belanak? Cek info di bawah ini!

Umpan Ikan Belanak Muara

  • Umpan 1, siapkan tepung terigu 250 gr, minyak goreng, margarin 1 sdm, garam 1 sdm, dan marimas rasa mangga 1 sendok. Campur semua bahan hingga merata lalu kukus hingga matang. Setelah matang, diamkan hingga dingin dan bentuk adonan sesuai keinginan.
  • Umpan 2, siapkan tepung terigu 250 gr, garam 10 sdm, margarin 4 sdm, telur ayam 2 butir, essense udang, dan air secukupnya. Panaskan margarin hingga meleleh, lalu campur dengan garam, essense, dan air. Jika sudah merata, tambahkan telur dan terigu hingga merata. Kemudian kukus adonan selama 15 menit. Umpan siap digunakan.

Baca juga: Umpan ikan tawes

Umpan Ikan Belanak Air Tawar

  • Umpan 1, siapkan tepung terigu 1 kg, essense, minyak goreng ¼, mentega 1 sachet, garam 1 sendok makan, gula pasir 2 sendok makan, susu bubuk 1 sachet, dan 2 gelas air putih. Campurkan semua bahan yang tersedia ke dalam sebuah wadah. Kemudian aduk hingga rata. Kukus adonan selama 30 menit. Umpan siap digunakan jika sudah dingin.
  • Umpan 2, siapkan tepung terigu, masako, minyak goreng, dan air secukupnya. Campur terigu dengan masako hingga rata. Kemudian tambahkan minyak goreng. Jika adonan belum bisa dibentuk, tambahkan air hingga adonan dapat dibentuk.

Umpan Ikan Belanak Terbaru

  • Umpan 1, siapkan lumut dan garam. Sebaiknya cari lumut yang berwarna hijau muda dan tidak terlalu lembek. Kemudian, campurkan sedikit garam agar lebih awet. Kaitkan umpan pada mata pancing. Siap digunakan.
  • Umpan 2, siapkan 1 kg tepung terigu, ketumbar 1 sdt, 1 butir kemiri, 50 gr margarin, penyedap rasa 6 sachet, garam 100 gr, dan air 3 gelas. Haluskan terlebih dahulu ketumbar dan kemiri. Kemudian tambahkan tepung terigu, aduh hingga rata. Tambahkan margarin, aduk rata. Tambahkan lagi penyedap rasa dan garam yang sudah dilarutkan dengan air. Aduk terus hingga adonan tercampur rata. Kemudian kukus adonan hingga mata. Terakhir, tumbuk adonan agar mudah dikaitkan ke mata pancing.
  • Umpan 3, siapkan tepung terigu, bawang, blueband, dan minyak samin. Campurkan semua adonan lalu kukus selama 30-40 menit.
  • Umpan 4, tepung terigu 1 kg, garam, frambos pisang 7 ml, margarin 4 sdm, vanili 10 bungkus, essense durian atau pisang 7 ml, dan air secukupnya. Campurkan semua bahan hingga merata. Lalu masukkan ke dalam plastik. Kukus selama 1 jam. Setelah itu tumbuh hingga pulen. Simpan umpan ke dalam toples atau wadah tertutup agar tahan lama.

Umpan Ikan Belanak Babon

Ikan belanak babon adalah ikan belanak yang berukuran besar. Babon artinya “besar”. Untuk menangkan ikan belanak babon, buat umpan seperti di bawah.

  • Umpan 1, siapkan lumut sungai, tepung terigu 250 gr, garam 2 sdm, dan air 1 gelas. Campurkan terlebih dahulu tepung terigu, garam, dan juga air. Jika sudah merata, tambahkan lumut sungai. Aduk hingga kental dan dapat dibentuk.
  • Umpan 2, siapkan tepung terigu ½ kg, 2 sdm mentega, ½ sachet vanili, 2 sdm gula pasir, dan air secukupnya. Campurkan semua bahan ke dalam satu wadah. Kemudian aduk hingga merata. Masukkan ke dalam plastik lalu kukus selama 60 menit. Kemudian, tumbuk adonan saat sudah matang dan masih panas. Umpan siap digunakan.

Umpan Ikan Belanak Alami

Selain umpan-umpan di atas, banyak umpan-umpan alami yang bisa Anda gunakan. Kelebihan dari umpan alami ini adalah mudah didapatkan dan Anda tidak perlu bersusah payah untuk membuatnya. Apa saja umpan alami untuk memancing ikan belanak?

1. Cacing Tanah

Sejak dulu, cacing tanah digunakan sebagai umpan ikan yang paling ampuh. Hampir semua jenis ikan menggunakan umpan tradisional ini. Cacing tanah juga mudah didapatkan di mana saja, mulai dari pekarangan rumah, sawah, hingga di tempat lokasi pemancingan ikan. Cukup kaitkan ikan pada mata pancing dan sisakan ujung ekornya agar dapat bergerak. Gerakan dari ekor cacing inilah yang menjadi daya tarik bagi ikan.

2. Lumut Hijau

Lumut hijau tidak hanya menjadi umpan ikan belanak, tapi umpan ini juga disukai oleh ikan lain seperti ikan bawal, mas, dan nila. Namun, tidak sembarang lumut hijau bisa anda jadikan sebagai umpan. Untuk memperbesar peluang mendapatkan ikan belanak, cari lumut yang lembut dan baru saja tumbuh. Lumut hijau tumbuh subur di tempat yang lembab, batu, atau di rawa. Hanya kaitkan saja pada mata pancing dan siap untuk digunakan.

3. Roti

Roti juga bisa Anda jadikan sebagai umpan yang ampuh untuk menangkap ikan belanak. Sebaiknya pilih roti yang bertekstur keras. Karena roti yang bertekstur keras akan lebih tahan lama berada di mata pancing saat terkena air. Sebaliknya, roti yang lembek akan mudah hancur jika terkena air.

4. Laron

Laron adalah hewan yang keluar saat musim hujan tiba. Populasinya sangat banyak pada musim tersebut. Lalu, mengapa tidak memanfaatkannya? Nyatanya, ikan belanak menyukai umpan ini. Cukup kaitkan saja laron yang sudah dilepaskan sayapnya pada mata pancing.

5. Pelet

Pelet juga umpan yang bagus untuk ikan belanak. Pelet bisa digunakan sebagai umpan ikan belanak di sungai atau umpan ikan belanak di laut. Anda dapat menemukan pelet di toko-toko perlengkapan memancing. Selain harganya yang terjangkau, pelet memperbesar peluang Anda untuk mendapatkan ikan belanak.

Selain menyiapkan umpan, Anda juga memerlukan beberapa tips di bawah ini agar peluang untuk mendapatkan ikan belanak lebih besar.

Baca juga: Umpan ikan betok

Tips Agar Mendapatkan Ikan Belanak Besar

  1. Sebaiknya pilih senar dengan ukuran 0,18 sampai 0,22. Jika lebih dari kriteria tersebut akan memperngaruhi sensitifitas anda saat merasakan ada ikan yang tersangkut mata pancing. Selain itu, senar yang terlalu besar mudah terbawa arus.
  2. Kail yang digunakan untuk memancing belanak pun tidak bisa sembarangan. Anda dapat menggunakan kail dengan nomor 4, 5, 6, atau 7.
  3. Sedangkan untuk reel, Anda bebas menggunakan ukuran berapa saja, mulai 2.000 hingga 4.000.
  4. Anda dapat menggunakan joran untuk menangkap belanak seperti tegek, joran spinning, dan joran teleskopik. Namun, pilihlah yang pada bagian ujungnya lentur agar Anda dapat merasakan saat ikan memakan umpan. Sedangkan panjangnya, sesuaikan dengan selera Anda. Anda bisa menggunakan ukuran 180, 200, 250, hingga 400 cm.
  5. Usahakan untuk membuat kail ombyok untuk beberapa ukuran mulai dari 5 sampai 12. Jika menggunakan reel, bisa menggunakan ukuran 6-7. Kalau menggunakan tegek, ukruan bisa diperbesar menjadi 12 atau 13.
  6. Untuk arus biasa, gunakan timah dengan berat 20-25 gram. Sedangkan untuk arus deras, gunakan timah dengan berat 30-35 gram.
  7. Potensi mendapatkan belanak akan semakin tinggi jika airnya bening. Namun, jika air keruh, jangan terlalu dalam meletakkan umpan dan berikan umpan yang beraroma tajam.

Itu dia umpan terbaik untuk ikan belanak versi Eightsun, semoga kamu bisa mendapatkan ikan yang besar dengan menggunakan racikan di atas.

Tinggalkan komentar